Printer Terbaru, Produksi Kertas sendiri

Salah satu perusahaan priter terkemuka di dunia, Epson akan meluncurkan produk terbarunya tahun 2016 mendatang di Jepang. Ajaibnya, printer yang disebut PAperLab ini diklaim bisa memproduksi kertas sendiri, melalui proses daur ulang.

PaperLab adalah sebuah prototipe alat yang akan mendaur ulang atau memproduksi 14 lembar kertas per menit dari material atau kertas lama.

Kehadiran printer ini bagi perkantoran diharapkan membuat kantor dapat memproduksi kertasnya sendiri dari dokumen-dokumen lama, menghemat dana  dan pohon, berpotensial mengurangi emisi karbondioksia dengan meniadakan semua proses transportasi kertas untuk mendaur ulang pabrik-pabrik.

Epson bahkan menklaim PaperLab tdak membutuhkan banyak air untuk memproduksi setiap kertas baru, yang akan menjadi langkah besar dalam proses pembuatan kertas.

“ Lazimnya dibutuhkan secangkir air untu membuat sebuah kertas berukuran A4. Padahal air adalah sumber yang berharga. Epson diharuskan menaruh alat pengering di dalamnya,” katanya dalam pers rilisnya seperti dikutip dari lama 2015 Huffingtonpost.com, Senin (28/12/2015).

Pihak Epson mengakui bahwa mesin ini membutuhkan sedikit air agar berfungsi tapi tidak untuk setiap kertas.

Sementara itu penggunaan air menjadi problem utama yang harus diselesaikan oleh industri kertas. Sebuah laporan berkelanjutan dipublikasikan di akhir tahun oleh Asosiasi Hutan dan Kertas Amerika mengindikasikan penambahan pengunaan air terjadi di mana-mana- peningkatan efisiensi energy, mereduksi emisi udara-  penggunaaan akan air meningkat antara tahun 2010 dan 2012.

Sementara PaperLab menangani daur ulang dalam skala kecil, perkembangannya ke area tersebut terus didukung.

Epson berencana bisa menbawa alat ini ke Amerika Serikat nantinya, namun belum ada tanggal yang pasti untuk itu. Sementara ini perusahaan belum mau merilis harga untuk mesin tersebut.
Namun Ars Technica UK memperkirankan harga PaperLab diatas 75 ribu dolar, harga yang tidak murah pastinya, tapi hampir tidak menyulitkan bagi perusahaan dunia.

Sumber :  http://www.kabarmakassar.com/

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »