Tampilkan postingan dengan label Fkip. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fkip. Tampilkan semua postingan

PTIK FKIP UPRI Makassar Siap jadi Tuan Rumah RAKORNAS Imatepsi 2017

Ikatan Mahasiswa Teknologi Pendidikan se-Indonesia merupakan organisasi yang menyatukan seluruh mahasiswa teknologi pendidikan serta bertujuan untuk menyelaraskan seluruh jurusan Teknologi Pendidikan dan mengabdi kepada masyarakat untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Kegiatan kali ini diadakan di Surabaya pada tanggal 24–26 November 2016, Seminar Nasional bertemakan “Pembelajaran di Era Digital” yang dihadiri dari beberapa kalangan.

“Yang dilanjutkan dengan Rapat Kerja Nasional yang bertempat di Dinas Pembangunan Umum Kota Surabaya dengan tema “Menjawab Permasalah Pendidikan Melalui Pendekatan Teknologi Demi Terwujudnya Generasi Emas 2045”. Ungkap Sonda yang juga merupakan Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa PTIK FKIP Universitas Pejuang R.I Makassar Periode 2015-2016.





Lanjut Sonda yang merupakan Badan Pengawas Ikatan Mahasiswa Teknologi Pendidikan SeIndonesia (IMATEPSI) Periode 2015-2016 “Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang menjadi tuan rumah telah menyukseskan kegiatan RAKERNAS VI IMATEPSI, yang dihadiri oleh Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI), Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Malang (UM), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Kegiatan ini bertujuan untuk meranacang program kerja IMATEPSI untuk membangun pendidikan di Indonesia”.

Disisi lain Andi Malikul Mulki menyatakan “Kegiatan IMATEPSI selanjutnya berupa Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) yang akan dilaksanakan di Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar dan akan dipandu oleh Badan Pengawas Sonda Parinding (UPRI) serta Sekjen Muhammad Andri (UM) dan dihadiri Pengurus Pusat IMATEPSI”. Tegas Ketua Himpunan Mahasiswa PTIK FKIP UPRI Periode 2016-2017 ini. (Maria Yasinta Saim, Surabaya)

UPRI Mewakili Wilayah IX di ON-MIPA

Haloo sahabat Mozz yang kami cintai.. Berita kali ini berasal dari Prodi Matematika yang menciptakan mahasiswa yang cermat serta dapat membanggakan nama kampus yang kita cintai ini.

Agung Yayasandi Husain,  Mahasiswa prodi pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pejuang Rempublik Indonesia (UPRI) Makassar mewakili wilayah IX sulawesi selatan, dalam olimpiade nasional Matematika dan ipa (ON-MIPA) di  Jakarta pada tanggal 23-26 mei 2016.


Dalam olimpiade nasional Matematika Agung harus bersaing ketat dengan 80 lebih peserta yang ada,  peserta yang berasal dari berbagai kota antara lain manado, palu, kendari dan pinrang, selain itu dalam perlombaan tersebut ia harus menghadapi beberapa mata pelajaran yang sudah disusun oleh panitia pelaksana antara lain struktur aljabar, analisis real, aljabar lenier, dan kombina torika kegiatan berlansung di gedung IKIP (4/5).

Saya baru kali ini mengikuti olimpiade selama berkuliah disini, saat ditelfon oleh teman dari kampus tentang infonya, rasa tidak percaya karena ada yang bilang kalau bidang studi pendidikan di sandingkan dengan bidang studi murni kemungkinan besar untuk bersaing atau bisa setara itu sangat kecil sekali, jadi pas saya mendengar hasilnya “ya” lulus seperti tidak percaya”  ujar Agung Yayasandi Husain saat di temui oleh Crew Mozz Fm.

Menurutnya selain rektor UPRI Makassar yang sangat mendukung olimpiade tersebut pihak Fakultas juga sangat antusias untuk untuk mengusahakan persiapan-persiapan dalam perlombaan olimpiade nasional di jakarta, selain rutin dalam kajian ia juga sudah mengumpulkan meteri-materi yang di perlukan nantinya agar persiapan nantinya lebih matang dari pada olimpiade pertama.

Perencanaan Ospek Sentral UPRI

Haloo sahabat-sahabat Mozz yang sedang menikmati hari libur dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan...
Ospek sentral yang digadang-gadang oleh WR3 untuk mengembalikan animo mahasiswa(i) untuk berorganisasi dan membentuk pedoman umum pengkaderan yang ditetapkan oleh Kemenristek.
Pertemuan yang dilaksanakan WR3 bersama para Ketua LKM UPRI (30/06) bertujuan untuk membicarakan serta menyepekati secara bersama mengenai Ospek sentral yang akan dilaksanakan pada periode 2016-2017 dan seterusnya.

Namun mengenai nama "Ospek (Orientasi Pengenalan Kampus)" akan diganti menjadi "LKMM (Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa)" sesuai dengan Pedoman Umum Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

LKMM ini wajib untuk seluruh mahasiswa yang akan memasuki Universitas Pejuang R.I dan ini adalah dasar untuk para mahasiswa untuk menjadi calon ketua lembaga serta mendapatkan nilai mata kuliah yang akan dicetuskan pada semester 8 yaitu "generic competence atau generik kompetensi".


"Kegiatan ini sangat baik bagi mahasiswa karena dapat membina karakter mahasiswa baru juga sebagai wadah silaturahmi antar mahasiswa UPRI Makassar" ujar Darwis dg Massiseng sebagai Sekretaris BEM FKIP.
Landasan dasar Wakil Rektor 3 pada bidang kemahasiswaan untuk mencetuskan LKMM ini karena pola pengkaderan mahasiswa ke-5 fakultas yang ada di UPRI itu berbeda-beda, serta menyatukan seluruh Fakultas serta UKM  demi menjaga kesenjangan antara mahasiswa di UPRI.
Jadi kesepakatan ada pada LKM untuk membentuk serta merencanakan kegiatan yang dimaksud. Sampai saat ini masih proses pembahasan dan menunggu penyatuan presepsi masing-masing pihak yang terlibat.